Tetap saja membutuhkan waktu untuk menyembuhkan rasa sakit dari kecewa, sakit hati karena dikhianati atau karena perbedaan mendasar. Harapan yang diyakini adalah membiarkan waktu yang akan menyembuhkan rasa sakit itu.
Kenyataannya, waktu tidak memberikan hasil yang diharapkan. Anda tidak benar – benar sembuh dari rasa sakit. Karena apa? Karena yang Anda lakukan di waktu tersebutlah yang kelak akan mempengaruhi bagaimana kondisi hati Anda selanjutnya. Keinginan yang kuat untuk segera bisa bangkit dari rasa sakitnya patah hati adalah obat yang terkuat untuk mengawali segalanya. Semua yang terlahir selalu ada pasangannya. Jika tidak sebenarnya itu karena pilihan , atau terlalu banyak memilih. Hingga waktu akan lewat begitu saja.
Sebuah mitos yang masih saja dipercaya. jJka kekecewaan besar dalam sakit hati akan sembuh dengan berjalannya waktu. Lalu bagaimana dengan waktu yang berproses itu? Layak hidup Anda yang berharga menjadi seperti zombie. Bernafas tapi kosong. Punya hati tapi rapuh. Sementara orang yang menyakiti ( atau Anda merasa ditinggalkan ) cukup bersenang – senang di luar sana? Tunjukkan bahwa anda patut dihargai. Dengan mulai mencintai diri sendiri. Ini yang sering terlupakan.
Merasa marah dan kadangkala muncul rasa kekecewaan itu adalah manusiawi. Meskipun sudah berlalu kejadian itu dalam bulan dan tahun. Tapi bagaimana tetap bangkit dan berjalan dengan lembaran baru inilah yang perlu difokuskan. Tak ada yang bisa menolong, kecuali diri sendiri. Dari dalam hati. Melakukan komunikasi dengan nurani. Bahwa perlu mensyukuri bahwa jika memang Anda yang bersalah, setidaknya ada kesempatan menjadi sosok yang lebih baik untuk orang lain. Atau jika Anda yang menjadi korban sakit hati ini, bersyukur dengan memiliki sebuah “hati emas”. Sulit lho mencari hati yang masih tulus dan berkomitmen dalam hubungan, dengan banyak godaan di luar.
Tidak ada yang namanya kebetulan. Kejadian dalam hidup selalu ada alasannya untuk mencapai sebuah arti dan kematangan Anda. Jangan biarkan sosok Anda terus terbenam dalam lumpur masa lalu! Bangkit dan jadilah berlian yang terasah dari kekecewaan. Selamat datang di dunia baru dan tersenyumlah! ( BA )
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar